Mengenal Lebih Dalam Revenue Management untuk Meningkatkan Pendapatan Hotel (Bagian 1)

boost hotel review

Di dalam berbagai macam bisnis, revenue management merupakan isu yang vital. Mendapatkan pendapatan dalam jumlah yang optimal merupakan hal yang sulit, tak terkecuali di dalam industri perhotelan. Revenue management sangat diperlukan dalam menghadapi persaingan industri perhotelan di era modern, yang menuntut Anda untuk pro-aktif dan kreatif dalam menyusun strategi peemasaran baru untuk beradaptasi dengan tren yang terus berubah. Era internet menuntut Anda untuk memaksimalkan penggunaan sosial media dan internet secara umum untuk mendapatkan pendapatan yang optimal. Bahkan jika pendapatan hotel Anda telah optimal, Anda masih harus terus mengelola dan memberi perhatian pada seluruh elemen bisnis Anda. Berikut ini Caption akan membantu Anda untuk memahami dasar dari revenue management.

Apa yang dimaksud dengan revenue management?

Secara umum revenue management adalah aplikasi dari berbagai analisis untuk memprediksi perilaku konsumen di pasar tingkat mikro serta memaksimalkan ketersediaan produk dan harga untuk memaksimalkan pertumbuhan pendapatan.

Tujuan utama dari revenue management adalah untuk menjual produk yang tepat kepada orang yang tepat d waktu yang teat untuk menghasilkan pendapatan yang maksimal. Dalam pengelolaan hotel, hal ini juga meliputi pemahaman atas persepsi konsumen atas produk Anda, dan menggunakannya untuk meningkatkan popularitas yang pada akhirnya bertujuan untuk meningkatkan pendapatan.

Sekilas tentang revenue management untuk hotel

Memahami revenue management memang bukan hal yang mudah. Ada banyak kursus yang mengklaim dapat mengajarkan Anda bagaimana mengelola pendapatan dengan revenue management melalui program yang berlangsung selama beberapa hari. Hal ini sebenarnya kurang masuk akal, karena hal yang paling penting dalam pengelolan pendapatan adalah memahami keadaan properti Anda terlebih dahulu.

Secara singkat, hotel revenue management dapat diartikan sebagai fondasi dasar yang merancang pendapatan Anda di masa depan.

Sebagai contoh, kita dapat melihat pada harga dinamis yang diterapkan dalam industri penerbangan. Jika Anda memperhatikan, akan ada harga tiket yang berbeda dalam suatu penerbangan. Perbedaan harga tiket dalam suatu penerbangan dapat mencapai 10% hingga 50% dari harga jual rata-rata. Praktik ini memungkinkan untuk dilakukan dengan adanya analisis yang memprediksi perilaku konsumen. Dengan menganalisis tren penjualan dan memperkirakan hasil yang dapat dicapai dengan mempertimbangan skenario yang pernah terjadi sebelumnya, Anda dapat mengatur strategi harga yang tepat untuk mendapatkan pendaptan hotel yang lebih besar.

Berdasarkan definisi di atas, revenue management adalah hal yang sangat bervariasi dan tergantung dengan preferensi masing-masing. Terdapat banyak strategi pengelolaan pendapatan hotel yang dapat diterapkan oleh masing-masing hotel. Tetapi secara umum terdapat tiga elemen dalam rate plan yang Anda miliki saat ini yang bisa Anda atur untuk mengimplementasikan revenue management.

  • Harga

Variabel pertama adalah harga. Menaikkan atau menurunkan harga adalah salah satu praktik standar dalam revenue management. Salah satu tujuan utama dari strategi ini adalah menetapkan harga tertentu yang sesuai dengan nilai-nilai yang diinginkan oleh konsumen. Sebagian besar nilai yang ditetapkan dalam strategi penentuan harga mengikuti kondisi dan permintaan pasar, terutama dalam segmen pasar tertentu. Dalam mengimplementasikan perubahan harga, Anda harus mengantisipasi efek yang dapat terjadi. Misalnya dengan menaikkan harga, Anda akan mendapatkan pendapatan hotel yang lebih tinggi tetapi berdampak pada turunnya jumlah pemesanan di hotel Anda.

  • Yield

Mungkin Anda pernah memiliki pertanyaan mengenai perbedaan antara revenue management dan yield management. Sebenarnya yang membedakan antara keduanya adalah dari definisi dan aspek teknis dari keduanya. Revenue management lebih berfokus pada gambaran garis besar di tingkat atas yang meliputi perkiraan dan analisis secara mendalam. Sementara itu, yield management lebih berfokus pada optimasi dari pengelolaan pendapatan pada setiap kamar yang dijual. Yield memang terlihat hampir sama seperti harga, tetapi sebnarnya adalah hal yang berbeda. Contoh dari yield management adalah ketika Anda menjual kamar dengan harga spesial untuk tamu yang menginap selama tiga hari, atau ketika Anda hanya menjual salah satu tipe kamar saja di OTA.

  • Kegiatan pemasaran

Variabel yang ketiga adalah kegiatan pemasaran hotel Anda. Dengan perkiraan terhadap acara atau periode tertentu maka akan membuat kegiatan pemasaran menjadi lebih efektif. Kegiatan pemasaran dapat membantu Anda untuk menstabilkan pendapatan hotel ketika terjadi ketidakpastian atau penurunan pada perkiraan yang Anda lakukan.

Revenue management bukan sekedar mengalokasikan secara tepat sejumlah uang dengan tujuan yang tepat. Lebih lanjut, hal ini juga berkaitan dengan pemenuhan rencana pemasaran secara tepat sasaran untuk mengoptimalkan pendapatan Anda dan mencapai titik tertinggi dari pendapatan hotel yang dapat Anda capai. Memahami revenue management dalam mengelola hotel akan sangat membantu untuk meningkatkan pendapatan hotel Anda. Hal ini tentu saja juga berguna untuk mencapai jumlah pendapatan maksimum yang dapat dicapai oleh hotel Anda. Ketika Anda telah memahami pengelolaan pendapatan secara umum, Anda dapat melanjutkan untuk mempelajari optimalisasi dari revenue management di OTA, dengan membaca artikel berikut ini.

YOU MIGHT ALSO LIKE

3 Comments

Leave A Comment

Your email address will not be published.